
OASEKSPLORASI 2017 – KEBERANGKATAN
Akhirnya, dua minggu setelah perjalanan eksplorasi aku sempat duduk manis untuk menulis dan membagikan berbagai pengalaman yang aku dapatkan selama di Pulau Harapan sebagai bagian
Namaku Yudhistira Gowo Samiaji, biasa dipanggil Yudhis. Blog ini adalah hadiah ulang tahun ke-8 yang diberikan oleh orang tuaku. Aku seorang Homeschooler dan blog ini adalah tempat aku menuliskan kegiatan yang aku lakukan.
Sebagai seorang pembelajar mandiri, sebagian besar keterampilanku aku pelajari secara online dan tanpa melalui lembaga formal. Aku memiliki minat yang sangat lebar, antara lain desain grafis, sejarah, filsafat, dan programming.
Sekarang aku terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Indonesia.
Apakah sekolah satu-satunya cara untuk sukses? Adakah cara lain untuk belajar tanpa harus terkunci dalam struktur yang kaku seperti sekolah? Mau tahu cara belajar anak yang tidak pernah sekolah tapi berhasil diterima kuliah di Universitas Indonesia?
Buku ini bercerita tentang perjalananku, sebagai seorang praktisi homeschooling. Cerita perjalananku hidup tanpa pernah bersekolah membangun portofolio karya, magang di perusahaan, hingga diterima kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Banyak cerita baik dan buruk yang hanya baru keluar di buku ini.
Anda dapat memesan buku ini langsung di:

Akhirnya, dua minggu setelah perjalanan eksplorasi aku sempat duduk manis untuk menulis dan membagikan berbagai pengalaman yang aku dapatkan selama di Pulau Harapan sebagai bagian

Akhirnya OASEksplorasi 2017 selesai. Setelah persiapan panjang selama 4 bulan melakukan penggalangan dana perjalanan dalam bentuk acara OFest, melakukan survey dan persiapan perjalanan, persiapan output

“The goal is to win, but it is the goal that is important, not the winning.” Reiner Knizia Melanjutkan proses pemetaan output perjalanan yang dilakukan

Akhirnya, OFEST 2017 telah selesai dan kami mulai masuk kedalam persiapan untuk jalan melakukan OASEksplorasi 2017! Tahun ini kami akan melakukan sebuah perjalanan ke Pulau

Seratus dua puluh anak remaja berkumpul melakukan wisata tentang rumah ibadat yang ada di Jakarta, bersosialisasi dengan satu sama lain tanpa memikirkan agama maupun ras.

Wahai pendekar !!!
Ketika Pusaka Dewa turun ke Bumi, pertempuran para pendekar penyandang keris-keris sakti pun dimulai. Palagan bertajuk Keris Tanding menjadi saksi bertemunya tempaan logam dan ajian dari segala penjuru. Siapakah yang mampu mendapatkan Pusaka Dewa?

Festival, Keris Tanding, Patchwork, dan Saboteur adalah beberapa permain baru yang kami mainkan pada pertemuan kedua dari Paradox Board Game Club pada Minggu (4/6) kemarin.

Seminggu yang lalu kami, Penggalang Pramuka OASE, mengadakan PERSERA tanpa orang tua yang pertama dengan bantuan kakak-kakak dari Montana. Apa itu PERSERA? Kalau anak-anak pramuka

Senang sekali rasanya aku akhirnya bisa memulai sesuatu yang sudah aku inginkan dari lama. Membuat sebuah komunitas sendiri di mana aku bisa bermain board game dengan bebast. Paradox Board Game Club.
Dunia Yudhis © 2018